Bolehkah Wanita Menangguhkan Haidnya Untuk Keperluan Haji?

Dalam artikel berikut Kita akan membahas tentang apakah boleh ketika seorang wanita menangguhkan haidnya untuk menyelesaikan keperluan ibadah haji? Tentunya Anda juga mengetahui informasi bahwa untuk jamaah haji wanita harus mengetahui jadwal pasti datangnya haid agar supaya tak mengganggu jalannya ibadah haji.

Karena pada beberapa jenis ibadah haji ada yang harus dilakukan dalam kondisi suci padahal ibadah tersebut masuk ke dalam rangkaian ibadah wajib yang harus dilakukan. Dan jika itu ditinggalkan maka ibadah haji menjadi tidak sah dan tentunya harus diulang di tahun berikutnya. Maka dari itu perlu ada penangguhan datangnya haid agar supaya ibadah bisa diselesaikan dengan baik dan tepat pada waktunya.

Hukum Seorang Wanita Melakukan Penangguhan Haid Untuk Selesaikan Ibadah Haji

Menurut sebuah kitab Fatawa al-Qimath bahwa seorang wanita diperbolehkan menggunakan obat-obatan untuk mencegah datangnya haid. Dan dalam artikel kali ini akan dibahas tentang hal tersebut secara tuntas agar supaya bisa menjadi informasi bermanfaat untuk Anda.

  • Boleh

Bahwa untuk menggunakan obat-obatan untuk menangguhkan datangnya haid diperbolehkan asal memenuhi beberapa syarat. Yaitu obat-obatan tersebut tak boleh mengganggu kesehatan Anda baik untuk tubuh atau kesehatan kesuburan Anda. Maka jika penggunaan obat memberikan efek samping yang buruk secara otomatis hal itu menjadi tak boleh.

  • Minim resiko

Kemudian hal yang kedua adalah bahwa penggunaan obat penunda haid tidak boleh sampai menyebabkan terputusnya keturunan. Bahkan jika sampai membuat sulitnya mendapatkan keturunan pun bisa menjadi penyebab tidak bolehnya penggunaan obat penunda haid tersebut. Sebaiknya sebelum Anda menunaikan ibadah haji lakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter terpercaya untuk mencari alternatif obat yang aman dan tanpa resiko.

  • Wajib jaga kesehatan

Dan yang terakhir berpedoman pada kewajiban seorang muslim untuk menjaga kesehatannya maka penggunaan obat penunda haid menjadi tidak boleh jika bisa membahayakan kesehatan seorang wanita. Karena dalam hal ini kesehatan seorang wanita diukur dari dua jenis yaitu kesehatan rahim dan tubuh secara keseluruhan. Intinya penggunaan obat penangguh datangnya haid adalah boleh jika tak membahayakan kesehatan wanita. Informasi lebih lengkap bisa Anda dapatkan di hijaz.id.

Related posts: