Budidaya Cabai yang Menguntungkan

budidaya cabePersiapan budidaya cabai memiliki beberapa tahapan. Dalam membudidayakan tanaman cabe Anda dapat membeli bibit atau memulainya sejak biji benih. Jika menggunakan biji benih tentunya Anda dapat memahami dengan jelas biji benih yang digunakan, karena Anda mengolah dan memilih sendiri biji benih tersebut. Biji benih yang dipakai untuk budidaya sebaiknya biji benih dengan kualitas unggul. Setelah biji benih disiapkan kemudian direndam pada larutan POC. Anda dapat merendam biji benih pada larutan POC semalaman agar didapatkan hasil yang maksimal. Dalam penyemaian, Anda juga harus menyiapkan lahan untuk tempat penyemaian, Anda dapat menggunakan lahan kosong atau dengan baki. Anda hanya akan membutuhkan kira-kira sesuai dengan kebutuhan saja.

Budidaya Cabai Hemat dan Efisien

Semaian bibit dapat pula menggunakan contong daun pisang atau dengan menggunakan polybag. Ketika bibit cabe disemai sebaiknya diberi naungan berupa plastik agar terhindar dari panas matahari secara langsung dan juga hujan. Persemaian sebaiknya dihadapkan ke arah timur. Media yang digunakan yaitu kompos dan tanah yang telah diayak atau disaring sehingga menjadikan tekstur tanahnya sehalus mungkin. Tanah dan kompos mempunyai perbandingan 3 banding 1. Untuk menghasilkan media yang baik Anda dapat mencampur pupuk kandang dengan Natural GLIO sebanyak 100 gram untuk 25 sampai 50 kg pupuk kandang. Setelah itu diamkan selama satu minggu. Setelah satu minggu media siap dimasukkan pada polybag yang berukuran 4×6. Selanjutnya Anda dapat melanjutkan budidaya cabai pada langkah berikutnya.

Selanjutnya Anda dapat mempersiapkan lahan lombok (cabe). Setelah persemaian selesai, Anda dapat membersihkan lahan yang akan ditanami cabe dari rumput liar atau gulma, Anda juga harus menggemburkan tanah yang akan ditanami tanaman cabe. Selanjutnya dilakukan penebaran pupuk kandang sebanyak 0,5 sampai 1 ton setiap 1000 m2 lahan. Selanjutnya agar tanah menjadi gembur, Anda dapat meluku atau menggaru lahan agar pupuk kandang tercampur dan rata. Kemudian diamkan lahan yang telah diluku dan digaru selama satu minggu. Kemudian lahan diberi dolomit sebanyak 0,25 ton setiap 1000 m2 lahan. Fungsi dolomit sendiri adalah untuk menambah keasaman tanah. Sekian beberapa proses budidaya cabai, semoga bermanfaat.

Related posts: