Manfaat Buah Kelengkeng Dan Efek Sampingnya

tips kesehatanKelengkeng merupakan buah-buahan yang banyak tumbuh di tanah Indonesia ini. buah yang rasanya manis dengan dagingnya yang berwarna putih ini ternyata berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit dan juga untuk kecantikan kulit wajah Anda. buah yang nikmat jika disantap sebagai teman santai ini memiliki kandungan vitamin A, B, vitamin B1, B2, vitamin B3, C kalsium, mangan, zat besi, kalium, fosfor, magnesium, seng dan masih banyak lagi. Buah kelengkeng bermanfaat sebagai antidepresan sehingga mampu mengatasi iritasi, menghilangkan lelah dan memberikan efek menenangkan. Kemudian juga dapat meningkatkan kinerja jantung sehingga akan menghindari penyakit kardiovaskuler dan stroke.

Ketahuilah Manfaat Buah Kelengkeng Dan Efek Sampingnya

Buah kelengkeng juga dapat mempercepat penyembuhan dan juga memperpanjang harapan hidup karena kandungannya yang membuah badan menjadi sehat. Melancarkan sirkulasi darah karena zat besinya. Kemudian sebagai sumber energi sebab kelengkeng mengandung karbohidrat kompleks. Vitamin C-nya mampu meredakan demam dan mencegah penyakit flu. Kulit buah kelengkeng yang dibakar lalu ditumbuk hingga halus dan menambahkannya dengan minyak tung maka dapat menyembuhkan luka bakar. Dengan menyantap buah kelengkeng maka Anda akan menyehatkan usus Anda. Kelengkeng juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh karena kandungannya yang cukup lengkap tersebut. Selain itu juga dapat menyehatkan tulang sehingga akan terhindar dari osteoporosis. Kandungan vitamin B kompleks membuatnya sangat bermanfaat bagi kesehatan mata terutama katarak.

Meskipun buah kelengkeng memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan juga kecantikan Anda, namun juga memiliki beberapa efek samping yang tidak dapat dihindari jika Anda mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak dan tidak terkontrol. Diantaranya adalah dapat meningkatkan kadar gula dalam darah karena kandungan fruktosa pada kelengkeng yang banyak sehingga tubuh akan mengalami kesulitan untuk memproses pemecahan lemak. Kemudian berpotensi obesitas, nafsu makan berkurang, keracunan ringan seperti keluhan pada perut hingga muntah-muntah. Kemudian dapat mengganggu sistem pencernaan, merusak organ pada janin, mengakibatkan keguguran, sakit kepala, gangguan motorik pada anak dibawah 3 tahun serta dapat memicu penyakit ginjal. Jadi sebaiknya dalam mengonsumsinya tidak berlebihan sebab apapun yang berlebihan hasilnya tidak akan baik.

Related posts: