Memahami Klasifikasi Obat Antibiotik

Dari seratus obat antibiotik yang dibuat secara sintetis dan alami, sedikit obat antibiotik yang terbukti efektif dan aman. Ada cara pada obatantibiotik untuk pengklasifikasian obat antibiotik. Salah satu caranya yaitu dengan klasifikasi antibiotik berdasar pada efek obat antibiotik tersebut terhadap bakteri. Salah satu klasifikasi obat antibiotik yaitu berdasar pada struktur bentuk kimianya. Jenis dari obat antibiotik yang diklasifikasikan berdasar pada struktur kimianya yaitu obat antibiotik seperti Penisilin, dan Sefalosporin.

Berbagai Jenis Obat Antibiotik

  • Penisilin

Penicillins atau biasa disebut juga obat antibiotik beta-laktam merupakan golongan antibiotik yang bisa merusak dinding dari sel bakteri. Perusakan dinding dari sel bakteri ini bisa terjadi saat bakteri sedang berproduksi. Obat antibiotik jenis penisilin ini merupakan golongan agen bakterisida, terdiri atas penisilin V, penisilin G, tikarsilin, oksasilin, kloksasilin, amoksilin, nafsilin dan ampisilin.

Obat antibiotik yang ada pada obatantibiotik.com ini dipergunakan sebagai obat infeksi yang terkait dengan gigi, telinga, mata, kulit, saluran pernafasan dan infeksi pada bagian tubuh lainnya. Bagi sebagian orang mungkin saja mengalami alergi pada penggunaan obat antibiotik penisilin dengan beberapa keluhan seperti demam atau ruam yang dikarenakan hypersensitivity terhadap penggunaan obat antibiotik. Sering obat antibiotik penisilin diberi dalam suatu kombinasi dengan jenis antibiotik yang lain.

  • Sefalosporin

Antibiotik jenis sefalosporin ini hampir sama dengan penisilin. Jenis antibiotik ini bekerja mengganggu proses pembentukan dari dinding sel pada bakteri saat reproduksi. Tetapi, jenis antibiotik ini bisa mengobati berbagai macam infeksi oleh bakteri yang tidak bisa diobati dengan penggunaan obat antibiotik jenis penisilin. Penyakit tersebut yaitu antara lain gonorrhea, meningitis dan beberapa penyakit lainnya.

Pada kasus dimana pasien sensitif pada penggunaan penisilin, sefalosporin ini bisa dijadikan alternatif penyembuhan. Tetapi pada banyak kasus, saat seseorang mempunyai alergi pada penisilin, terdapat kemungkinan juga seseorang tersebut mempunyai alergi juga terhadap obat antibiotik jenis sefalosporin. Ada beberapa efek samping yang mungkin terjadi ketika mengonsumsi jenis antibiotik sefalosporin ini yaitu antara lain kejang perut, demam, diare dan ruam.

Selain Penisilin dan Sefalosporin, ada juga antibiotik https://obatantibiotik.com seperti Aminoglikosida, Makrolid, Sulfonamida, Fluoroquinolones, Tetrasiklin, dan Polipeptida.

Related posts: