Mengenal Grade Sungai Paket Arung Jeram

arung jeram bandungSungai-sungai di Indonesia memiliki karakteristik yang berbeda-beda dan juga memiliki tingkat kesulitan yang berbeda pula. Sehingga bisa menjadi pertimbangan bagi Anda untuk mengarunginya dengan menggunakan paket arung jeram yang banyak ditawarkan oleh jasa penyelenggara arung jeram. Di Indonesia tingkat kesulitannya mencapai grade VI yang sangat sulit untuk diarungi sehingga sangat disarankan untuk tidak dilakukan oleh anak-anak dibawah 16 tahun dan pemula. Sebab begitu banyak rintangan yang harus dilalui dan dengan tingkat kecuraman jeram yang sangat berbahaya dan ekstrem.

Tingkat Bahaya Sungai Pada Paket Arung Jeram

Untuk menikmati paket arung jeram tentunya juga harus mengetahui tingkat kesulitan dan bahaya dari sungai yang akan Anda arungi. Seperti pada grade I maka aliran sungainya akan tenang meskipun ada sedikit riak kecil. Untuk rintangan seperti pusaran air, undercut dan bebatuan jumlahnya dapat dihitung dengan jari. Kemudian grade II ada sedikit ombak walau tidak tinggi, bebatuan dan ceruk cukup banyak namun dengan jarak yang renggang. Bagi pemula untuk tingkat ini masih dapat melakukan self rescue. Grade III sesekali muncul riak dan ombak yang cukup besar dan muncul secara tiba-tiba. Sehingga memerlukan sedikit gerakan untuk menghindarinya self rescue juga dapat dilakukan meskipun terkadang membutuhkan bantuan penyelamatan dari tim.

Untuk grade IV cukup memiliki rintangan yang tidak terlalu sulit namun mulai sambung menyambung. Riaknya bisa mencapai 2 meter yang tentunya diiringi dengan banyaknya kelokan sungai yang cukup menyulitkan. Pada grade ini jumlah bebatuan sudah mulai banyak dan bertebaran di sepanjang jalur lintasan sungai yang dilalui. Untuk grade V dan VI sudah tentu merupakan tingkatan yang paling sulit dilalui, jangankan untuk pemula bagi seorang profesional yang berpengalaman saja cukup menyulitkan. Sehingga tidak disarankan bagi mereka yang pemula untuk mengarunginya. Jadi jarang sekali provider mengadakan paket arung jeram dengan lintasan sungai yang memiliki grade V dan VI. Jika terjadi kecelakaan sangat sulit untuk melakukan penyelamatan karena medannya sangat sulit untuk dilakukan penyelamatan.

Related posts: